|
Sidoarjo- Akibat jebolnya tanggul di section 24 dan 25 tanggul kanal Desa Jatirejo menyebabkan Volume Kolam penampungan lumpur (pond) semakin meningkat, hal ini menyebabkan Badan pelaksana- Badan penanggulangan Lumpur Sidoarjo harus meninggikan tanggul dan mengurangi debit lumpur.
Lumpur yang berada di pond Jatirejo berjarak 50 cm dari bibir tanggul yang bersebelahan dengan infrastruktur dan juga raya Porong, sedangkan lumpur sudah mencapai bibir tanggul di sebelah utara pond jatirejo.
“ kami utamakan peninggan tanggul di sebelah utara karena kondisinya kritis,” terang Humas BP-BPLS. Achmad Zukarnaen, Tanggul rencananya akan ditinggikan 50 cm sepanjang 1 kilometer dan lebarnya 2 meter.
Sedangkan tanggul yang berbatasan langsung dengan rel kereta api, tampak alat berat excavator melakukan pengerukan lumpur, “ diupayakan juga pengerukan tapi nanti setelhya akan ditinggilkan juga,” terang Izul sapa Achmad Zulkarnaen.
Peninggian tanggul ini diharapkan bisa mencegah agar lumpur tidak meluber keluar pond, dan juga mencegah kekhawatiran terancamnya rel kereta paid an raya Porong yang hanya berjarak 10 meter dari tanggul Jatirejo, “selain Tanggul di jatirejo kita pantau jugatitik-titik yang kritis,” terang Izul |