|
Kolam Penampungan Overload |
|
Ditulis Oleh ttk
|
|
Jumat, 05 September 2008 |
|
Sidoarjo - Lantaran kolam penampungan lumpur (pond) Overload, banyak yang mulai tak kuasa menampung aliran lumpur dari pusat semburan sejak Kamis (4/9/20080) malam, pembuangan lumpur kini difokuskan ke Kali Porong lagi.
Sebelumnya, hampir kurang lebih tiga minggu, pembuangan lumpur ke kali Porong dihentikan karena dilarang warga dari beberapa desa yang ada di sepanjang Kali Porong.
Akibat pembuangan itu, Kali Porong menjadi dangkal dan sedimentasinya sudah sangat memprihatinkan. Para warga itu menuntut kepada BPLS untuk melakukan normalisasi Kali Porong.
"Daya tampung kolam penampungan Perum TAS yang luasnya 144,8 ha yang selama ini menjadi tempat pembuangan lumpur, hampir sudah tak muat lagi. Paling hanya tinggal lima hari saja sudah penuh," ujar Humas Ahmad Zulkarnaen via ponselnya, Jumat (5/9/2008).
Sekarang ini, ungkapnya, pihaknya sedang mulai mengalirkan pembuangan lumpur ke kolam utama yang luasnya 115,7 ha, dan itupun ketinggiannya hanya tinggal satu meter.
"Namun di kolam utama itu sudah tersedia pipa pembuangan lumpur yang menghubungkan ke Kali Porong," katanya.
Menurutnya, jika sewaktu-sewaktu kedua pond yang selama ini jadi andalan pembuangan pasca di larang warga, pihaknya tinggal membuka kran dan mengalirkan lumpur ke Kali Porong.
Sumber : Berita Jatim / isa |